loading...

Cakung  merupakan Ujung Timur Jakarta Timur, berbatasan langsung dengan Kota Bekasi-Jawa Barat. Walaupun terletak di pinggiran Kota Jakarta, tetapi merupakan salah satu jantung utama perekonomian Kota Jakarta, karena terdapat banyak pusat-pusat industri nasional maupun bertarap internasional.

Tahun 1960-an, atau sebelum masuk sebagai wilayah DKI Jakarta (1974), mencakup wilayah kira-kira seluas kelurahan Cakung Barat, dan sebagian di kelurahan Cakung Timur. Hingga saat ini, Pusat Bisnis masih terletak di Pasar Cakung, yang berada di kelurahan Cakung Barat.

Sebelum tahun 1950, Cakung dan Bekasi ada,ab bagian dari kabupaten Jatinegara,  dimana kantor bupatinya saat ini menjadi kantor Kodim Jakarta Timur berada persis di depan stasiun kereta Jatinegara.

Pada saat Kolonel Nur Ali (Pahlawan Nasional) mengumpulkan masa sebanyak 50 ribuan orang berkumpul di alun-alun Bekasi, bersama masanya meminta kepada pemerintah agar Bekasi berdiri sendiri. Maka pada tahun yang sama pula akhirnya Bekasi menjadi kabupaten Bekasi, terpisah dari kabupaten Jatinegara, dan sejak itu pula Cakung menjadi bagian dari kabupaten Bekasi, dengan nama Desa Gapura Muka (Gapura paling terdepan).

Kemudian pada awal tahun 1970-an Cakung adalah wilayah yang sangat indah. Di sepanjang jalan raya Cakung, yang sekarang menjadi nama jalan raya Bekasi, sepanjang jalan tersebut banyak terbentang sawah-sawah pertanian yang luas, dan di setiap pinggiriran jalan raya Bekasi hanya sekali-kali terlihat beberapa rumah yang ada menyusuri setiap tepi jalan raya Bekasi tersebut. Di saat lalu itu kerukunan dan kekeluargaan warga dalam bertetangga masih sangat kental, tidak seperti saat ini. Kerukunan dan kebersamaan sungguh nyaris sirna.

 

Bila kita memandangkan mata kearah Selatan, saat itu lapangan sepakbola yang sekarang menjadi kantor kecamatan Cakung. Dengan pandangan mata yang membentang luas, saat itu kita dinikmati pemandangan yang sangat indah, karena sepanjang mata memandang yang terlihat banyaknya hamparan sawah-sawah pertanian yang subur makmar. Sedangkan pada saat di pagi hati, kita akan disuguhkan pemandangan yang menakjubkan sepanjang sejarah tidak dapat kita lupakan, yaitu kita akan menyaksikan indahnya pemandangan Gunung Gede yang menjulang tinggi berwarna biru kehijau-hujauan. Pada setiap pagi hari hingga siang hari dalam kondisi cuaca cerah, Gunung Gede terlihat menghiasi suasana Cakung di kala itu. Selain itu kita kerap kali akan disuguhkan suara-suara lintasan lereta api setiap satu jam sekali yang terdengar jelas sayub-sayub di telinga.

Di zaman sebelun kemerdekaan Republik Indonesia, Cakung salah satu daerah lintasan yang strategis, karena Cakung berbatasan dengan Jakarta. Dan pada awal abad ke 19 bersamaan dengan dibangunnya jalur lintasan kereta api oleh pemerintah Belanda (1908), Belanda mulai membangun jalan-jalan penghubung yang menghubungkan jalan raya Cakung - Bekasi dengan stasiun kereta api Cakung (terletak di keluraan Pulo Gebang- Cakung hingga sampai saat ini).

Cakung bagi pemerintahan Belanda pada awal abad ke 19 tersebut adalah wilayah yang sangat penting untuk jalur bisnis dan perluasan kekuasaannya saat itu. Dan Cakung bagi pemerintahan Belanda adalah wilayah penting yang menjadi titik pertemuan Barat (Jakarta) dan Timur (Bekasi-Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur). Di arah Selatan Cakung, terdapat jalur kereta api yang dibangun Belanda, jalur kereta api tersebut menghubungai jalur-jalur wilayah Jakarta, Bekasi - Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, sedangkan arah Utara Cakung, adalah jalur penghubung kewilayah Cilincing, pelabuhan Tanjung Priok.

Jalan-jalan raya yang dibangun oleh pemerintah Belanda pada awal abad ke 19 tersebut yang berada di Cakung, adalah jalan-jalan yang dapat diakses untuk menghubungkan wilayah-wilayah Pulo Gebang, Buaran Ujung Krawang. Sedangkan jalan raya Penggilingan Cakung yang juga dibangun oleh pemerintah Belanda, jalan ini saling menghubungkan wilayah satu dengan lainnya, termasuk jalan pintu gerbang pertemuan jalan raya Cakung - Bekasi ( jalan raya Bekasi). Namun sangat disayangkan pada saat pelaksanaan pembangunan dalam perjalanannya, jalan-jalan tersebut tidak sempat mengalami pengaspalan, pasalnya pada saat itu begitu cepat terjadi meletusnya perang menegakan kemerdekaan Republik Indonesia oleh Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada tahun 1945. Untuk menghubungkan wilayah Cakung dengan daerah yang berada di wilayah utara Cakung (Cilincing - Pelabuhan Tanjung Priok), Belanda membangun jalan Cakung Cilincing (berada di Kampung Baru-Semper-Cakung), dan jalan inipun seharusnya pada saat itu sudah terpondasi dengan batu kali, akan tetapi pekerjaannyapun tidak terburu selesai, karena mengalami nasib yang sama. Dan hingga di tahun 1974 jalan-jalan tersebut masih berbatu untuk dilalui masyarakat Cakung dan sekitarnya, kala itu.

Sementara itu Pasar Cakung pada awalnya pada masa penjajahan Belanda terletak percis di depan pintu tol Cakung Barat (Sebelum dibangunnya jalur tol Cakung Cikampek saat ini). Setelah dibukanya jalan-jalan Cakung - Cilincing - Semper oleh pemerintah kolonial Belanda, Pasar Cakung dipindahkan letaknya percis di tepi jalan raya Bekasi hingga sampai saat ini.

Dengan kondisi Cakung yang central tersebut, maka tidaklah aneh bila Cakung menjadi central (Pusat) aktifitas bisnis, termasuk juga menjadi pusat kebudayaan. Misalnya di seberang Pasar Cakung kala itu, kolonial Belanda membangun pusat militernya (saat ini menjadi asrama keluarga besar TNI-AD dan gudang logistik TNI-AD/Palad TNI-AD Zeni). Di sekitar Pasar Cakung, kolonial Belanda juga membangun sumur bor (lokasinya tepat di pertigaan sudut jalan raya Bekasi dan Penggilingan Cakung). Sumur bor ini digunakan oleh Belanda untuk untuk memenuhi kebutuhannya. Setelah kemerdekaan sumur bor yang dibangun kolonila Belanda dimanfaatkan oleh warga Cakung dan sekitarnya. Namun sangat disayangkan saat ini sumur bor sejarah tersebut sudah menghilang, dibangun industri dan perumahan penduduk asli Cakung serta pendatang hingga sekarang.

IMAGE Bawang Merah
Tuesday, 14 October 2014
Buat Obat Cacing dan Diabetes. Pada zaman sekarang, umumnya bawang merah digunakan oleh masyarakat untuk bumbu masakan. Ada berbagai macam zat... Read More...
IMAGE Bawang Putih
Tuesday, 14 October 2014
Mencegah Kanker, Jantung dan Diabetes. Bawang Putih (Alium Sativum) adalah salah-satu tanaman yang biasa hidup diladang-ladang didaerah pegunungan... Read More...
IMAGE 7 Jurus Terong Ungu
Tuesday, 07 January 2014
Kandungan nutrisi Terong Ungu sangat luar biasa, antara lain: Kalsium, Mineral, Bioflavonoid, Vitamin K, serta Kaya Serat. Read More...
IMAGE Gunanye Bayem
Tuesday, 31 December 2013
Nih Sayuran terkenal, selain gampang dapetinnye, rasanye juge enak. Selaen bayem banyak macamnye, bayem juge punya kandungan gizi nyang sangat... Read More...

Jiwa sehat

IMAGE Berfikir Sehat
Raga yang sehat berawal dari Pikiran yang sehat. Olehkarenanya, Pikiran yang sehat menjadi stimulus utama untuk mempengaruhi kesehatan Jiwa dan Raga...
IMAGE Mencapai Jiwa Sehat
Ada 6 Saran untuk mencapai Jiwa yang Sehat, dengan membaca 6 tahapan di bawah ini, maka Anda sudah pada jalur menuju Jiwa yang Sehat Kita harus jujur...

Kesehatan Wanita

IMAGE Proses Persalinan Alami
Ramuan Tradisonal Kuno baik digunakan apabila kandungan telah memasuki 8 1/2 bulan. Ramuan ini bermanfaat untuk memperlancar proses persalinan atau...
IMAGE Bau Amis Waktu Lagi Haid
Datang BulanBeberapa resep, nyang bise digunain bakal ilangin Bau Amis waktu lagi Haid.Resep 130 g kemangi30 g temulawak, potong-potong5 lembar daun...

Kesehatan Pria

IMAGE Kesehatan Pria Jakarta
Kemangi Bagi Pria, kemangi berguna bagi Pencegahan Lemes Duluan. Senyawa 1-8 sineol dalam kemangi dapat mengatasi masalah Ketahanan Hubungan....
IMAGE Care alami bakal penyakit Hernia
Bahan :1. Telur ayam kampung 1 butir2. Madu asli 3 sendok makan3. Minyak samin 3 sendok makan.Care Pembuatannye : Telur ayam diambil kuningnye,...